Goldman Sachs telah merevisi proyeksi USD/JPY, kini menargetkan pasangan ini di 145 pada akhir 2023. Penyesuaian ini mencerminkan pergeseran indikator ekonomi dan ekspektasi pasar seputar kebijakan moneter, khususnya sikap Bank of Japan (BoJ) terhadap suku bunga.
Target Baru USD/JPY di 145 pada Akhir Tahun
Analisis terbaru dari bank investasi global ini menunjukkan prospek bullish untuk pasangan mata uang USD/JPY. Goldman Sachs sebelumnya menetapkan target di 140, menunjukkan pergeseran signifikan dalam sentimen di tengah kondisi ekonomi yang berkembang. Revisi ini muncul saat data menunjukkan tekanan inflasi yang persisten di Amerika Serikat, kemungkinan mendorong Federal Reserve untuk mempertahankan pendekatan hawkish terhadap suku bunga.
Dampak Kebijakan Moneter AS terhadap USD/JPY
Dengan suku bunga Federal Reserve saat ini di 5.25%-5.50%, bank sentral diharapkan tetap waspada terhadap inflasi. Analis memprediksi bahwa Fed dapat menerapkan kenaikan suku bunga lebih lanjut jika inflasi tetap di atas target 2%. Sikap ini sangat kontras dengan BoJ, yang telah mempertahankan suku bunga negatifnya, menyebabkan yen melemah terhadap dolar.
Inflasi Jepang dan Prospek Ekonomi
Angka inflasi Jepang baru-baru ini melampaui 3%, didorong oleh meningkatnya biaya impor dan kenaikan upah. Kenaikan upah telah melebihi 5% untuk tahun ketiga berturut-turut, meningkatkan daya beli konsumen. Namun, komitmen BoJ terhadap kebijakan pelonggaran menunjukkan bahwa perubahan signifikan terhadap kebijakan moneter tidak mungkin terjadi. Dengan demikian, perbedaan dalam kebijakan suku bunga antara Fed dan BoJ kemungkinan akan terus mendukung kekuatan dolar terhadap yen.
Reaksi Pasar dan Strategi Forex Trading
Pasangan USD/JPY merespons positif terhadap proyeksi yang direvisi, trading di atas 140. Trader yang fokus pada pasangan mata uang ini harus mengevaluasi kondisi pasar, terutama seputar rilis data ekonomi AS dan laporan inflasi Jepang. Rilis mendatang dari Biro Statistik Tenaga Kerja dapat lebih mempengaruhi arah Fed dan, dengan demikian, prospek USD/JPY trading.
Goldman merevisi prospek USD/JPY-nya pada waktu yang krusial saat trader memposisikan diri untuk potensi keuntungan. Perhatikan aktivitas trading di sekitar target baru 145, karena ini akan menjadi penting untuk strategi forex ke depan.






